Jangan Sampai Salah! Ini Bedanya TOEFL, IELTS, dan Duolingo untuk Syarat Beasiswa
Memilih tes kemampuan bahasa Inggris yang tepat adalah salah satu langkah krusial dalam mempersiapkan dokumen pendaftaran syarat beasiswa. Di antara berbagai pilihan yang ada, TOEFL, IELTS, dan Duolingo menjadi tiga jenis ujian standar internasional yang paling sering dipersyaratkan oleh perguruan tinggi dan lembaga penyedia dana studi. Salah memilih tes tidak hanya membuang waktu dan biaya, tetapi juga berisiko membuat berkas pendaftaran Anda ditolak secara administratif.
Meskipun ketiga ujian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keahlian berbahasa Inggris, ketiganya memiliki perbedaan mendasar dalam hal format, sistem penilaian, biaya, hingga tingkat penerimaan. Memahami karakteristik masing-masing ujian sangat penting agar Anda dapat menentukan tes mana yang paling sesuai dengan target universitas dan kemampuan pribadi Anda. Artikel ini akan mengulas secara rinci perbandingan antara TOEFL, IELTS, dan Duolingo agar Anda tidak salah langkah.
Mengenal Tiga Jenis Tes Bahasa Inggris Populer
Sebelum menentukan pilihan, penting bagi Anda untuk memahami latar belakang dan konsep dasar dari masing-masing tes kemampuan bahasa tersebut.
Apa Itu TOEFL?
Test of English as a Foreign Language (TOEFL) adalah tes kemampuan bahasa Inggris akademis yang dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service), sebuah lembaga berbasis di Amerika Serikat. Format yang paling umum dan diakui secara global saat ini adalah TOEFL iBT (Internet-Based Test). Tes ini dirancang untuk menguji sejauh mana peserta dapat mengintegrasikan empat keterampilan berbahasa (membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis) dalam lingkungan akademis.
Apa Itu IELTS?
International English Language Testing System (IELTS) dikelola secara bersama oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English. Ujian ini sangat populer di Inggris, Australia, Selandia Baru, serta negara-negara Persemakmuran lainnya. IELTS terbagi menjadi dua modul utama, yaitu Academic (untuk keperluan studi lanjut) dan General Training (untuk keperluan imigrasi atau bekerja).
Apa Itu Duolingo English Test (DET)?
Duolingo English Test (DET) adalah tes kecakapan bahasa Inggris modern berbasis komputer yang dirancang untuk dapat diakses secara daring dari rumah. Dikembangkan oleh platform pembelajaran bahasa Duolingo, DET menggunakan teknologi Computer Adaptive Testing (CAT). Ujian ini mulai banyak dilirik karena fleksibilitasnya yang tinggi, durasi yang lebih singkat, serta biaya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan tes konvensional.
Perbandingan Utama TOEFL, IELTS, dan Duolingo
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah poin-poin perbedaan mendasar dari ketiga tes tersebut berdasarkan beberapa aspek penting.

1. Format dan Metode Pelaksanaan Ujian
Sistem ujian pada ketiga tes ini memiliki pendekatan yang berbeda secara teknis:
- TOEFL iBT: Seluruh sesi dilakukan menggunakan komputer, termasuk bagian Speaking di mana peserta berbicara menjawab pertanyaan melalui mikrofon headset.
- IELTS: Tersedia dalam bentuk Paper-Based maupun Computer-Delivered. Ciri khas IELTS adalah sesi Speaking yang dilakukan secara tatap muka (face-to-face) langsung dengan penguji.
- Duolingo: Sepenuhnya diuji secara online melalui komputer atau laptop pribadi yang dilengkapi kamera dan mikrofon aktif, tanpa perlu datang ke pusat tes.
2. Durasi dan Tingkat Kesulitan Soal
Durasi pengerjaan turut memengaruhi stamina serta fokus peserta selama tes berlangsung:
- TOEFL iBT: Berdurasi kurang lebih 2 jam (setelah pembaruan format terbaru), menguji kemampuan integratif akademis secara intensif.
- IELTS: Membutuhkan waktu sekitar 2 jam 45 menit, di mana sesi Listening, Reading, dan Writing dilakukan berurutan pada hari yang sama.
- Duolingo: Merupakan tes tersingkat dengan durasi hanya sekitar 1 jam, yang terdiri dari tes adaptif serta sampel video pendek.
3. Biaya dan Kecepatan Hasil Tes
Faktor anggaran dan batasan waktu pendaftaran beasiswa sering kali menjadi penentu utama:
- TOEFL & IELTS: Memiliki biaya pendaftaran berkisar antara $205 hingga $230 USD (sekitar Rp3,2 – Rp3,6 juta tergantung kurs). Hasil ujian biasanya keluar dalam waktu 3 hingga 13 hari kerja.
- Duolingo: Menawarkan biaya yang sangat kompetitif, yaitu sekitar $59 USD (sekitar Rp900 ribuan), dengan hasil yang terbit sangat cepat dalam waktu 48 jam.
Tingkat Keterimaan untuk Syarat Beasiswa
Meskipun Duolingo menawarkan kepraktisan dan harga yang relatif murah, aspek tingkat keterimaan sertifikat (acceptance rate) harus tetap menjadi pertimbangan utama Anda.
Keterimaan TOEFL dan IELTS
TOEFL dan IELTS merupakan standar emas (gold standard) kecakapan bahasa Inggris di seluruh dunia. Hampir 100% universitas terkemuka dan program beasiswa bergengsi—seperti LPDP, Chevening, AAS, Fulbright, MEXT, dan Erasmus Mundus—menerima kedua sertifikat ini tanpa keraguan.
Keterimaan Duolingo (DET)
Duolingo telah diterima oleh lebih dari 4.000 institusi global, terutama universitas di Amerika Serikat dan Kanada. Namun, masih banyak lembaga penyedia dana syarat beasiswa pemerintah atau institusi Eropa tertentu yang belum memasukkan DET ke dalam daftar sertifikat yang diakui. Oleh karena itu, selalu pastikan Anda memeriksa panduan resmi (booklet) beasiswa yang dituju.
Memahami perbedaan antara TOEFL, IELTS, dan Duolingo sangat penting agar Anda dapat menentukan pilihan yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan syarat beasiswa Anda. Jangan sampai persiapan yang telah Anda lakukan menjadi sia-sia hanya karena sertifikat yang Anda lampirkan tidak sesuai dengan kriteria penyedia beasiswa.
Sebagai langkah awal, selalu periksa kembali persyaratan spesifik pada situs resmi universitas atau lembaga beasiswa tujuan Anda. Persiapkan diri Anda jauh-jauh hari agar mampu meraih skor maksimal pada tes yang dipersyaratkan.
Jika Anda berencana melengkapi berkas pendaftaran studi ke luar negeri, pastikan seluruh dokumen pendukung seperti ijazah, transkrip nilai, dan surat rekomendasi diterjemahkan oleh jasa penerjemah tersumpah profesional agar terjamin keabsahannya di mata hukum dan akademis internasional
Pertanyaan Umum (FAQ)
1. Manakah yang lebih mudah di antara TOEFL, IELTS, dan Duolingo?
Tingkat kesulitan relatif subjektif tergantung keterampilan pribadi. Duolingo sering dianggap lebih ramah karena durasinya singkat, sedangkan IELTS disukai oleh mereka yang lebih nyaman berbicara langsung dengan manusia. TOEFL membutuhkan konsentrasi tinggi untuk memahami materi akademis berbahasa Inggris gaya Amerika.
2. Apakah sertifikat Duolingo diakui untuk pendaftaran Beasiswa LPDP?
Hingga kebijakan terbaru diluncurkan, Beasiswa LPDP secara umum lebih mengutamakan sertifikat resmi seperti IELTS, TOEFL iBT, TOEFL ITP (untuk program dalam negeri/afirmasi), atau PTE Academic. Selalu cek pembaharuan syarat pendaftaran resmi di portal LPDP.
3. Berapa lama masa berlaku sertifikat TOEFL, IELTS, dan Duolingo?
Sertifikat dari ketiga jenis ujian tersebut sama-sama memiliki masa berlaku resmi selama 2 (dua) tahun sejak tanggal tes diterbitkan.
4. Bisakah saya berpindah dari IELTS ke Duolingo jika waktu pendaftaran sudah mendesak?
Bisa, selama universitas atau program beasiswa sasaran Anda secara eksplisit mengizinkan penggunaan sertifikat Duolingo. Jika diizinkan, DET adalah opsi terbaik untuk situasi darurat karena hasilnya keluar dalam 48 jam.
5. Apa perbedaan utama antara TOEFL ITP dan TOEFL iBT?
TOEFL ITP (Institutional Testing Program) menguji keterampilan pasif (Listening, Structure, Reading) dan biasanya hanya berlaku di tingkat lokal atau instansi tertentu. Sementara TOEFL iBT menguji keterampilan aktif (Speaking & Writing) serta diakui secara internasional untuk studi luar negeri.